Cara Mengenalkan Panti Asuhan Kristen


Panti Asuhan Kristen
Dalam mengenalkan sebuah Panti Asuhan Kristen ada banyak cara yang dapat dilakukan. Mengenalkan sekaligus mengembangkan Panti Asuhan Kristen juga dapat membuat Panti Asuhan Kristen tersebut dapat dikenal oleh masyarakat luas khususnya untuk daerah sekitar. Tetapi pada kenyataannya, untuk mengembangkan dan memperkenalkan Panti Asuhan Kristen mandek dan terbentur masalah pendanaan dalam melakukan hal tersebut. Untuk dana membeli bahan makanan saja, banyak Panti Asuhan Kristen susah untuk mendapatkan donatur tetap yang rutin dalam memberikan sumbangannya.

Mungkin solusi untuk permasalahaan dana dapat diakali dengan melakukan berbagai usaha sensiri yang dapat dilakukan dengan dukungan dari semua elemen dari Panti Asuhan Kristen tersebut. Mulai dari pimpinan panti, ketua yayasan panti asuhan, sampai dengan anak panti bergabung menyumbang semua keahlian mencari cara dalam mendapatkan cara untuk memenuhi kebutuhan atau dalam mencari seorang donatur tetap. Mungkin dengan memanfaatkan momen hari besar agama seperti Idul Fitri, Idul Adha. Paskah, Natal dengan memebuat sebuah kreasi dengan memanfaatkan dana yang seadanya.

Ada banyak cara dan tips khusus dalam usaha menggalang dana dan membangun serta memperkenalkan Panti Asuhan Kristen untuk dapat mencapai tujuan sekaligus dalam mendapat tambahan dana operasional kreasi yang diciptakan. Atau dengan kreasi tersebut dapat mendatangkan banyak donatur tetap untuk dapat menyumbangkan dana tiap bulan atau setiap tahun demi kelancaran program dan pemenuhan kebutuhan anak-anak panti dan pengurus yayasan panti asuhan. Adapun tips dan usaha dalam mengembangkan pantis asuhan kristen, yaitu dengan :
  1. Buatlah Usaha Tanpa Modal. Susunlah usaha dengan sistem kerja hanya sebagai perantara, atau melobi pemilik usaha untuk dibayar tempo atau dibelakang setelah produk laku atau terjual. Atau dengan meminta bantuan untuk sekedar membantu jual barang atau makanan yang dibuat di Panti Asuhan Kristen di warung sekit panti asuhan dengan menaruhnya. Misal : usaha makanan kecil untuk kantin sekolah atau kantor, dll.
  2. Buatlah Label Panti Asuhan dan Kemasan. Buatlah label panti asuhan dan kemasan yang menarik untuk setiap produk atau layanan, sertakan alamat dan nomer handphone. Secara psikologis bukan bermaksud untuk mengiba, namun lebih menunjukkan daya kreatifitas dan daya pertahanan ditengah beratnya hidup. Secara bisnis bermaksud untuk memperkenalkan sebuah merek dari sebuah panti asuhan kepada masyarakat. Semakin laris produk yang dijual, usaha panti asuhan semakin dikenal banyak orang.
  3. Buatlah Spanduk. Buatlah spanduk sederhana untuk diletakkan di depan pintu masuk panti asuhan untuk tanda bahwa di tempat tersebut ada usaha, dan di tepi jalan atau bisa juga di persimpangan jalan untuk media promosi (buatlah yang banyak, makin banyak makin baik untuk usaha panti asuhan).
  4. Buatlah Brosur. Buatlah brosur dengan maksud memperkenalkan produk atau layanan kepada masyarakat sekitar. Tulis dengan bahasa promosi seadanya namun mengena, yang terpenting jumlahnya banyak. Lakukanlah sebar brosur secara rutin seminggu sekali. Brosur sangat berguna untuk memperkenalkan panti asuhan kristen jakarta, brosur juga bisa digunakan sebagai pengganti dari proposal permintaan jadi donatur.
  5. Buatlah Blog. Buatlah media promosi online dengan blog. Tulislah profil usaha, daftar produk, dan profil panti asuhan di blog. Lakukan selalu update dalam bliog tersebut dengan menampilan foto-foto hal atau kejadian yang berlangsung dalam Panti Asuhan Kristen tersebut.
Semoga artikel tentang cara promosi panti asuhan kristen dapat bermanfaat. hr

0 comments:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

Artikel Informasi Indonesia Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger